Berharap Angin Bersahabat Nelayan Gelar Tradisi Atonoh Jukok

Berharap Angin Bersahabat Nelayan Gelar Tradisi Atonoh Jukok
Warga melestarikan tradisi Atonoh Jukok sebagai ungkapan syukur © wartabromo.com

Atonoh Jukok (Bakar Ikan) adalah sebuah tradisi Probolinggo yang kerap dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur pada yang Maha Kuasa. Atonoh Jukok biasa dilakukan warga Probolinggo ketika hembusan angin menjadi kencang di wilayah setempat. Angin kencang sangat mempengaruhi hasil tangkapan nelayan setempat, alhasil tangkapan ikan akan makin menurun.

Tradisi Atonoh Jukok dipercaya masyarakat sekitar sebagai acara memohon berkat pada yang Maha Kuasa dan kondisi angin kembali bersahabat. "Kalau sudah angin kencang begini, tangkapan ikan menurun. Tradisi ini sebagai wujud sedekah nelayan agar tangkapan ikan berkah," ungkap Siti Fatonah, seorang istri nelayan di Kampung Nelayan Mayangan, Kabupaten Probolinggo.

Dalam atonoh jukok seluruh warga nelayan Mayangan berkumpul bersama melakukan acara bakar – bakar ikan untuk nantinya dimakan bersama. Tidak hanya itu saja, biasanya banyak warga desa lain yang hadir pun diajak untuk makan bersama dan juga dibagikan ke desa – desa sekitar.

Menurut Hadi Zainal Abidin yang adalah tokoh masyarakat sekitar, tradisi ini merupakan tradisi yang sangat baik. Menurutnya tradisi ini memiliki banyak nilai positif dan mampu memperkuat kerukunan antar warga sekitar. (win/*)

Sumber :

News.detik.com

Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 100%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu