Universitas Jember Gandeng BASF Jerman, Buka fasilitas Penelitian Pertanian Agro Solution Farm

Universitas Jember Gandeng BASF Jerman, Buka fasilitas Penelitian Pertanian Agro Solution Farm
Lahan Agro Solution Farm, hasil kerjasama antara Unej dengan BASF © rri.co.id

Universitas Jember (Unej), pada Rabu (1/8) kemarin, meresmikan Agro Solution Farm (ASF) di lokasi kompleks Agrotechno Park Unej, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember. Dalam pembangunan ASF ini, Unej menggandeng Badische Anilin und Soda Fabrik (BASF), perusahaan multinasional produsen bahan-bahan kimia asal Jerman.

Agro Solution Farm ini adalah fasilitas yang dibangun untuk penelitian, edukasi, dan konsultasi mengenai pertanian yang ditujukan bukan hanya untuk dosen dan mahasiswa Unej, namn juga untuk para petani di Jember pada umumnya.

BASF ASEAN Business Director, Martin Wolf, mengatakan bahwa ASF ini akan membantu usaha BASF untuk mengembangkan solusi secara spesifik untuk masalah-masalah petani di Indonesia. ASF ini akan membantu para petani untuk mengadopsi teknologi dan praktik pertanian terbaru dengan cepat sehingga bisa meningkatkan hasil panen petani.

"Kemitraan dengan institusi yang ahli di bidang pertanian bertujuan untuk membantu petani memenuhi kebutuhan yang terus meningkat akan bahan makanan yang berkualitas dan bernutrisi," kata Martin pada Rabu lalu.

Martin Wolf juga menambahkan, penggunaan teknologi yang terlalu canggih akan membuat petani enggan untuk menerapkannya, sehingga teknologi dan inovasi yang ramah dan tepat guna, juga pendampingan mengenai teknologi pertanian ini sangat dibutuhkan.

Dekan Fakultas Pertanian UNEJ Ir. Sigit Suparjono, MS., PhD mengatakan, kemitraan ini akan membawa manfaat yang signifikan bagi Universitas Jember. Selain itu, para petani juga akan bisa merasakan manfaat kerjasama ini secara langsung.

"Hasil dari sinergi penelitian bersama ini bisa langsung dikomunikasikan kepada petani, sehingga dapat membantu mereka dalam budidaya tenaman pertanian yang benar dan berkesinambungan," kata Sigit.

“Selain menjadi fasilitas penelitian, edukasi dan konsultasi pertanian, ASF pun bakal menerima mahasiswa magang bahkan memberikan kompetensi tambahan buat mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian, sehingga kali lulus mereka mempunyai sertifikat kompetensi tertentu, contohnya aplikator pestisida dan semisalnya,” tutur Zulfikar, selaku Pembantu Rektor I Unej.

Kepala Dinas Pertanian Jember, Maskur, yang turut hadir dalam peresmian tersebut menuturkan harapannya terhadap kerjasama ini. "Kita harapkan pertanian kita terus berkembang kearah teknologi yang ramah lingkungan, namun mampu meningkatkan pendapatan para petani," kata Maskur.

Sementara itu, kerjasama ini rencananya akan berlangsung selama 10 tahun di atas lahan sekitar 2 hektar tersebut. Kedepannya, ASF akan digunakan juga untuk persyaratan uji biologi lapangan, mendorong kecepatan pengembangan dan pengenalan produk-produk strategis yang dilakukan dengan pelatihan internal dan eksternal.

(Rez)


Sumber: industri.kontan.co.id infomenarik-terbaru.com

Pilih Bangga Bangga 100%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu