Parfi Pamekasan Garap Film Bertema Perempuan Dengan Latar Budaya Madura

Parfi Pamekasan Garap Film Bertema Perempuan Dengan Latar Budaya Madura
Ilustrasi perempuan islam di pinggir pantai, menggambarkan tema film "Perempuan Berselimut Angin" yang akan digarap oleh Parfi © voa-islam.com

Ada kabar menarik yang datang dari dunia perfilman Madura. Pasalnya, sejumlah seniman yang tergabung ke dalam Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Pamekasan tengah menggarap film lokal dengan judul “Perempuan Berselimut Angin.” Saat ini, proses pembuatan film lokal ini berada dalam tahap persiapan pra-produksi.

“Film ini mempunyai kekuatan kultur sebagai daya tarik industry film nasional,” jelas Sutradara film “Perempuan Berselimut Angin” Don Aryadin.

Don Aryadin juga menjelaskan bahwa film ini akan mengambil tema perjuangan perempuan dengan latar belakang budaya Pulau Madura. Selain itu, film yang ia garap ini akan mengangkat potensi seni budaya lokal dan nilai-nilai religi Pulau Garam ini.

“Ini merupakan film kedua yang digarap Parfi Pamekasan. Sebelumnya Parfi Pamekasan juga telah membuat film pendek “Misa Sape Kerrap”,” kata Don.

Sementara itu, Ketua Parfi Pamekasan, Yoyok R Effendi, menyatakan pengambilan gambar film layar lebar ini akan mulai digarap pada akhir bulan September hingga Oktober 2018.

“Target kwartal pertama tahun depan film ini sudah bisa ditayangkan di layar di seluruh Indonesia,” ujar Yoyok.

Terlebih lagi, Yoyok juga menjelaskan bahwa fokus pengambilan gambar film “Perempuan Berselimut Angin” ini akan dilakukan di Pantai Jumiang dan sejumlah tempat bersejarah serta Pondok Pesantren di pamekasan.

“Produksi film ini akan melibatkan pemeran lokal Pamekasan serta sejumlah artis nasional. Ini juga sebagai upaya kami untuk membangun nasionalisme dalam konteks budaya lokal Madura,” pungkas Yoyok.

Coach Talent, Roci Marciano, juga sependapat dengan Yoyok. Menurutnya film ini akan menjadi film yang sangat menarik. Hal ini dikarenakan film “Perempuan Berselimut Angin” ini secara langsung akan memberdayakan masyarakat Madura sebagai pemeran. Sedangkan, banyak film-film tentang Madura sebelumnya, diperankan oleh orang-orang dari luar Pulau Garam ini.

“Dengan demikian, film ini akan lebih terasa apabila melibatkan secara langsung pemeran dari orang-orang Madura,” ungkap Roci.

Sementara itu, diketahui “Perempuan Berselimut Angin” ini mengisahkan tentang perjuangan wanita Madura di era modern dan kekinian yang tetap memegang teguh nilai-nilai budaya lokal, religiusitas orang Madura yang berpedoman pada prinsip daerah serta pergulatan petani garam di Pulau Madura dan pentingnya pendidikan pesantren.

(Rez)


Sumber: tabloidjubi.com

Pilih Bangga Bangga 50%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 50%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu