Catatan BIG #Resolusi2019: Mendorong Pembentukan Komunitas Cendekia Madura

Catatan BIG #Resolusi2019: Mendorong Pembentukan Komunitas Cendekia Madura
Adam Damanhuri saat menjalani studinya di Cina © dok. Adam Damanhuri

Unsur akademisi adalah faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah. Dengan atau tanpa perhatian dari pemerintah, kajian dari akademisi sangat dibutuhkan sebagai dasar melangkah melakukan apapun.

Karena itu, dalam BIG Diskusi #1 NgopiBaik “Membangun Asa Resolusi Bangkalan 2019” yang digelar Desember 2018 lalu, dihadirkan seorang pembicara dari unsur akademsi. Adalah pembicara terakhir dalam diskusi itu, Adam Damanhuri. Pria kelahiran Bangkalan yang kini menjadi pengajar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Dalam diskusi tersebut, Adam menyampaikan pesan dari akademisi senior tentang pembentukan komunitas cendekia Madura. “Ini pesan yang sudah lama disampaikan tapi belum terwujud sampai sekarang. Prof Mien Rifai berkali-kali berpesan pada saya: Cong ngebeyagi rapah (tolong buatkan) komunitas cendekia Madura,” ujar Adam.

Menurut bapak 3 anak itu, Prof Mien Rifai kini tinggal di Bogor dan menjadi salah satu penggagas Komunitas Cendekiawan Bogor. Sebuah komunitas yang selalu menjadi acuan oleh Pemerintah Bogor dalam berbagai kebijakan pembangunannya.

“Cendekia ini tidak hanya akademisi saja isinya. Semua unsur disilahkan masuk ada di dalamnya. Mudah-mudahan diskusi kita ini bisa menjadi cikal bakal terbentuknya komunitas itu, saya akan bantu memfasilitasinya nanti,” papar Adam.

Adam yang juga salah satu founder ariyamadura.id menyatakan juga akan membantu dalam “perang udara” bersama “pasukan udara” lainnya seperti komunitas blogger Plat-M dan sebagainya dalam memajukan Bangkalan. “Saya harap kita yang punya semangat positif, konstruktif dan ingin menjadi bagian dari solusi ini bisa terus bersama dan berkolaborasi untuk berkontribusi lebih banyak lagi untuk Bangkalan,” pungkasnya. (nra)

Pilih Bangga Bangga 67%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 33%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu