Restorasi dan Pembangunan Kota Pamekasan

Restorasi  dan  Pembangunan  Kota  Pamekasan
Keterangan Gambar Utama © Imelda

Suatu hari salah satu media sedang mewawancarai Bupati Pamekasan yaitu Badrut Tamam. Tak hanya berumur muda, namun juga cerdas dan memiliki visi yang jelas untuk mengembangkan Kabupaten Pamekasan ini. Secara geografis, Pamekasan memiliki nilai yang lebih daripada tiga kabupaten lainnya karena lokasinya membelah Pulau Madura dari utara hingga selatan. Salah satu visi dari Bupati Badrut Tamam adalah mengubah Pamekasan menjadi kabupaten unggulan karena mempunyai potensi lokasi strategis, dilewati lalu lintas barat dan timur Pulau Madura.

Bupati Badrut beserta jajarannya berhasil meresmikan “one stop service center” dalam kurun waktu 47 hari setelah dilantik, progam ini merupakan wadah untuk segala keperluan administrasi masyarakat Pamekasan. Di samping itu, pelayanan masyarakat seperti perizinan usaha, pembayaran pajak daerah, pengurusan KTP, KK, maupun kegiatan administratif lainnya yang sebelumnya tersebar di berbagai kecamatan, kelurahan, maupun perwakilan daerah yang lain kini semakin mudah untuk diakses oleh masyarakat.

Keberhasilan pembangunan “one stop service center” membuahkan hasil berupa penghargaan MURI kepada Bupati Badrut yang diberkan langsung oleh pendiri MURI. Dalam kurun waktu tiga bulan setelahnya, ia juga memdapatkan perhargaan dalam mengajarkan penggunaan teknologi dalam proses pelayanan kepada masyarakat, yang ditandai dengan peluncuran aplikasi "Pamekasan SMART". Aplikasi tersebut akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan sempurna tanpa harus melewati jalur birokrasi yang sebelumnya. Masyakarat hanya cukup mengikirimkan foto berupa gambar jalan yang rusak lalu dikirim ke aplikasi tersebut, kemudian memancing dinas agar mempercepat perbaikan jalan yang harus diperbaiki. Menurut Bupati Badrut Tamam, menerapkan sistem e-birokrasi terbukti lebih efektif untuk menjadikan Pamekasan sebagai kabupaten yang cepat untuk mendapat pelayanan.

Pamekasan sendiri mempunyai sumber daya alam yang cukup, di antaranya tembakau, garam, dan tambak udang, pertanian padi dan palawija, batu gamping dan batik. Kerajinan batik terpusat di Desa Paseseh. Hampir seluruh penduduk desa pandai membatik. Karena telah terlatih, terbiasa selama puluhan tahun, dan menjadikan produksi batik halusnya terbaik di Indonesia. Batik Madura terkenal akan keunikan warna maupun coraknya. Kelebihannya adalah dalam detail, karena setiap kain batik didesain hingga sangat detail, rata-rata prosesnya selesai lewat pekerjaan tulis selama 2-3 bulan. Karena kelompok-kelompok usaha batik di Desa Paeseh ini masing-masing memiliki ciri dan motif yang berbeda, tak heran jika desa ini menjadi tempat wisata bagi peminat batik untuk berbelanja. Saat ini, Desa Paseseh sedang menggerakkan sistem perdagangan elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-commerce supaya mempermudah penjualan kepada peminat batik di daerah luar Madura.

Enam bulan sejak Bupati dilantik, Pamekasan telah ber-"reformasi" dari kabupaten yang berbasis birokrasi dan sistem usaha tradisional, menjadi kabupaten yang berbasis e-birokrasi dan e-commerce usaha kelompok tani, ternak, perdagangan, pariwisata dan dunia usaha lainnya. Kedepannya Pamekasan bisa menjadi model dari konsep pembangunan Pulau Madura.


Sumber:

https://news.detik.com/kolom/d-4436538/reformasi-pamekasan-dan-pembangunan-di-madura?_ga=2.214880275.543037440.1551006225-1589615096.1535777350

Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu